Langsung ke konten utama

Dibelakang Langkahmu

Awal Tahun 2005

Kaki melangkah menuju suatu awal yang baru, melihatmu terlihat tegas berwibawa memberikan perintah, langkah-langkah yang tegak, kompak dan indah membentuk variasi yang unik, suara yang lantang menggema membuat dekap kagum penikmatnya. itu kamu dimataku, pada kesan pertamaku, keren.

Berlahan aku selalu memperhatikanmu, mencarimu dikerumunan manusia pemburu makanan, melihatmu berjalan dengan buku sambil membaca dengan lantang, hingga dibarisan mana kau duduk hari ini. Hari-hariku terbiasa dengan mencarimu, menemukanmu, diam-diam memperhatikan tingkahmu. Hingga selalu ku ikuti bagaimana langkah kakimu. Bahkan suatu hari aku merasakan sesuatu yang salah akan terjadi padamu, bukan sekali bahkan lebih dari dua kali. Dulu aku tidak tahu kenapa bisa begitu, sekarang aku tahu, semakin sering kita memikirkan seseorang maka kita akan memiliki kontak batin dengan orang tersebut.
 Bahkan berharap aku akan menjadi sepertimu, kau bagaikan cita-citaku dimasa depan. Sampai akhirnya kau mengenalku, tapi aku masih dalam diam selalu memperhatikanmu. Hingga kau tak berada dijangkauan pandangku, jangkauan pencarianku, kau telah pergi tak terlacak lagi oleh mataku. Kau pengisi diary hidupku, penyemangat kesedihan, penyembuh kebosanan. itulah kamu.


by : _ha.Sulaiman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hampa...

Hampa, suasana yang hampa ini mengajarkanku untuk tak mudah percaya pada apa yang kita yakini, karena tak semua apa yang kita lihat dan kita yakini tak menghianatimu. semuanya hilang rasa itu, kepercayaan itu, semuanya hilang dari pikiran dan hati yang terluka ini. aku baru sadar jika aku sedang terluka bertahun-tahun, sekarang luka itu terasa menyakitkan setiap detiknya.  sekarang aku ingin sendiri, aku ingin menyelesaikan bab dalam hidupku yang belum usai dalam rasa hampa ini. dan menguburnya dalam-dalam disana sehingga aku tak lagi mengingat luka itu lagi.  ha_sulaiman